Feeds:
Posts
Comments

Innaa lillaahi wa innaa ilaihi rooji’uun…

Pagi hari mendengar kabar duka bahwa almukarrom Mbah Yai Warson Munawwir meninggal dunia, Kamis Pahing pagi tadi pukul 06.15 WIB, bertepatan 7 Jumada Tsaniah 1434 Hijriah, dalam usia 79 tahun.

Sedikit cuplikan biografi, nama lengkap beliau adalah Ahmad Warson Munawwir. Lahir pada Jum’at Pon, tanggal 22 Sya’ban tahun Wawu (1865) atau 30 Nopember 1934 bertepatan 20 Sya’ban 1353 H, sebagai putra kesepuluh dari 11 bersaudara, dari pasangan KH Moenawwir dan Nyai Hj. Chodijah.

Beliau sangat berjasa bagi umat manusia, khususnya kaum muslimin, lebih-lebih bagi para santri dan pesantren, karena telah menyusun sebuah kamus yang sangat berguna dan menjadi kamus yg fenomenal yaitu Kamus Al-Munawwir. Kamus ini boleh dikata pionir kamus Arab-Indonesia yg sangat lengkap, dan digunakan oleh hampir seluruh lembaga pendidikan di dalam dan luar Indonesia. Kamus tersebut akan menjadi amal jariyah beliau yg senatiasa lestari hingga generasi yg akan datang nanti.

Pesantren Tambakberas Jombang ikut merasa kehilangan dan sangat berduka dengan kepergian beliau. Group BBM dan Whatsapp Tambakberasan pun penuh dgn ekspresi sedih dan belasungkawa, bersahutan satu persatu dengan do’a-do’a yg dilafalkan dzurriyah Tambakberas semua. Walau keluarga besar belum berkesempatan ta’ziyah pada hari wafatnya ini, alhamdulillah ada yg mewakili ke Krapyak yaitu adinda HM Wafi Amanulloh. Saat ini sedang dlm perjalanan ke Krapyak. Semoga diberi lancar, sehingga masih bisa menangi upacara pemakaman yg dijadwalkan dilangsung nanti sore pukul 16.00 WIB, di komplek pemakaman Dongkelan.

image

image

ﷲﻡ ﺍﻏﻔﺮ ﻟﻪ ﻭﺍﺭﺣﻣﻪ ﻭﻋﺎﻓﻪ ﻭﺍﻋﻒ ﻋﻨﻪ
ﻭﺍﺟﻌﻞ ﺍﻟﺠﻨﺔ ﻣﭩﻮﺍﻩ ﺁﻣﻴﻦ ﻳﺎ ﺭﺏ ﺍﻟﻌﺎﻟﻤﻴﻦ

Posted from WordPress for Android

Akhirnya Pak Dahlan Iskan jadi juga berkunjung ke Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang Jawa Timur. Sebelumnya, banyak diberitakan di berbagai media bahwa tokoh masa depan yg satu ini sedang dirawat di Singapura, karena ada sedikit gangguan kesehatan. Panitia harap² cemas. Segala persiapan sudah dilakukan.

Alhamdulillah pada hari H didapat kepastian, bahwa pak Dahlan positif akan hadir di tengah² para santri, dgn mengajak Habib Syech yg akan meminpin para santri mengggemakan sholawat nabi.

Sekira pukul 20.00 WIB rombongan beliau berdua datang. Para pengasuh dan santri menyambut dgn hangat, tak terkecuali kami dan panitia.

Usai ramah tamah sebentar, Pak Dahlan dab Habib Syech menuju lokasi utama, yaitu lapangan Untung Suropati Tambakberas.

Berikut foto² terkait acara tersebut.

image

Demikian sedikit report ringan, semoga cukup impormatip buat Anda semua..

Salam Indonesia.

Pada Selasa malam Rabu kami menghadiri acara Rijaalul Ansor PAC Bandarkedungmulyo Jombang. Acara cukup meriah, tidak hanya dihadiri oleh anggota Ansor saja, namun para sesepuh eks-Ansor juga menyempatkan ‘rawuh’ di acara ini. Camat BKM dalam kesempatan sambutannya bahkan mengatakan sangat senang hadir di acara tsb, bukan hanya karena dekat dgn pengurus Ansor, namun jg karena ayahnya adalah aktifis Ansor pada dekade 60-an. Sehingga hadir di situ ibarat mengenang para pejuang pendahulu. Kira² demikian sambutan yg disampaikan.

image

image

image

image

image

gus aam sambutan

image

Simpati Telkombhél…

image

Ini operator kalau di Tambakberas Jombang kualitas sinyalnya ancur betul. Kalah jauh sama Indosat and yg lain. Padahal ngakunya nomor 1. Payah…

Gawagis dan Asparagus

image

image

image

gus fauzi candi sidoarjo

Foto-foto acara di rumah Gus Zahrul Azhar As’ad, PP Darul Ulum Peterongan Jombang.

image

Acara generasi muda pesantren Jawa Timur yg tergabung dalam wadah bernama Asparagus, tanggal 2 September 2012 lalu mengadakan HBH di PP Darul Ulum Peterongan Jombang. Dihadiri beberapa tokoh antara lain Prof. Dr. H. Ahmad Zahro MA dan ketua PCNU Jombang Dr KH Isrofil Amar. Difasilitasi dgn sangat baik oleh Gus H. Zahrul Azhar As’ad, MARS. Saya dimandati utk memimpin jalannya dialog dan diskusi. Acara ini berlangsung semarak, guyub, penuh antusias, sehingga tak terasa baru selesai pukul 1 malam. Almuhim shilaturrahim, itulah yg menjadi semangat utama dlm acara ini. Para pendekar pondok² besar jg datang semua: Lirboyo, Ploso Kediri, Langitan, Surabaya, Tambakberas, Tebuireng, Denanyar, dan tentu saja dari keluarga besar Darul Ulum Rejoso Peterongan Jombang.

Usai acara halaqoh kiai muda Ansor sehari penuh di Rembang, saya tabarruk bit taswir dengan Kiai Mustofa Bisri di ndalem beliau. Sebenarnya rombongan sudah pamitan, namun berkali-kali duduk kembali lagi karena situasi yg sangat akrab, sehingga obrolan dan bincang² seakan tiada habisnya. Selalu berlanjut bersambung-sambung. Sangat meriah, akrab, dan membuka cakrawala pikiran. Usai acara, saya sowan ziarah ke leluhur para kiai dan ulama, yaitu Mbah Sambu, yg lokasi makamnya berada tepat di samping masjid Lasem persis.

image

image

image

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.